Tangisan Jemaah Haji Saat Ziarah di Pemakaman Baqi Dekat Makam Rasulullah

Kamis, 16 Juni 2022 - 15:58 | 120.74k
Tangisan Jemaah Haji Saat Ziarah di Pemakaman Baqi Dekat Makam Rasulullah
Jemaah calon haji dari berbagai negara saat ziarah ke makam Baqi Madinah, Kamis (16/6/2022). (FOTO: Yatimul Ainun/TIMES Indonesia)

TIMES HAJI, MADINAH – Usai shalat Subuh, ratusan jemaah dari berbagai negara berbondong-bondong berziarah ke pemakaman Baqi, yang jaraknya tak jauh dari makam Rasulullah SAW, di Masjid Nabawi, Madinah. Puluhan jemaah terdengar menangis saat ziarah di makam Baqi.

Sebelum matahari terbit, sekitar pukul 05.00 Waktu Arab Saudi (WAS), pemakaman Baqi sudah dipenuhi para jemaah calon haji. Mereka membuka dengan kalimat 'Assalamualaimum ya Habibullah'.

Para peziarah yang semuanya adalah jemaah calon haji itu, berjalan sembari membaca shalawat, berdoa untuk ahli kubur, dan membaca ayat-ayat Al Qur'an.

Kompleks-pemakaman-Baqi-menjadi-pemakaman-keluarga-istri-istri-Nabi.jpgKompleks pemakaman Baqi menjadi pemakaman keluarga, istri Nabi, para sahabat dan wali-wali Allah. (FOTO: Yatimul Ainun/TIMES Indonesia)

Begitu juga bagi jemaah calon haji Indonesia (JCH Indonesia). Usai shalat Subuh dan usai ziarah ke makam Rasulullah, langsung menuju makam Baqi. Di Makam Baqi, juga banyak makam jemaah haji Indonesia yang meninggal saat melaksanakan ibadah haji atau Umrah.

Peziarah dari JCH Indonesia di Baqi, terlihat membaca shalawat, ayat-ayat Al Quran dan ada yang juga baca Tahlil tidak secara berjemaah. Tapi baca sendiri-sendiri karena tak ada waktu lama untuk berziarah. Selama di Baqi, waktunya diatur juga oleh pihak Askar atau pihak keamanan Arab Saudi, yang berjaga di pemakaman Baqi.

Baqi dalam bahasa Arab mempunyai arti sebuah tanah yang lapang. Tempat ini, menjadi favorit kunjungan para jemaah calon haji karena lokasinya yang dekat dengan Masjid Nabawi dan makam Nabi Muhammad. 

Para-peziarah-di-Makam-Baqi-yang-semuanya-adalah-jemaah-calon-haji.jpgPara peziarah di Makam Baqi yang semuanya adalah jemaah calon haji itu berjalan sembari membaca shalawat, berdoa untuk ahli kubur, dan membaca ayat-ayat Al Qur'an. (FOTO: Yatimul Ainun/TIMES Indonesia)

Jika keluar dari pintu yang melewati makam Rasulullah SAW dan dua sahabatnya, Abu Bakar dan Umar, di Masjid Nabawi, maka jemaah akan melihat sebuah tempat yang berada di ketinggian. Ya. Itu adalah pemakaman Baqi.

Makam Keluarga Nabi

Banyak jemaah yang ziarah ke makam Baqi karena di Baqi menjadi pemakaman keluarga, istri-istri Nabi, para sahabat dan wali-wali Allah.

Istri-istri Rasulullah juga banyak yang dimakamkan di Baqi. Yaitu Siti Aisyah, Umi Salamah, Juariah, Zainah, Sofiyah, Hafsah, dan Mariyah Kibtiyah. Sedangkan putra-putri Rasulullah yang dimakamkan di Baqi adalah Siti Fatimah, Q’sim, Abdullah, Ibrahim, Ruqaiyah, Zainab, dan Umi Kulsum.

Makam Baqi memang sangat istimewa bagi jemaah, karena setidaknya terdapat 10.000 sahabat dari total keseluruhan jumlah sahabat nabi 124.000 orang. 

Jemaah-dari-berbagai-negara-berbondong-bondong-berziarah.jpgJemaah dari berbagai negara berbondong-bondong berziarah ke pemakaman Baqi, yang jaraknya tak jauh dari makam Rasulullah SAW, di Masjid Nabawi, Madinah. (FOTO: Yatimul Ainun/TIMES Indonesia)

Dalam kitab Syarah Riyadus Shalihin, disebutkan, "Sesungguhnya jibril datang kepadaku... lalu, ia berkata, 'Sesungguhnya Rabbmu memerintahkanmu untuk mendatangi para penghuni pekuburan di al-Baqii, lalu engkau memohonkan ampunan bagi mereka.” (HR Muslim).

Selain itu, dalam beberapa hadits juga disebutkan, bahwa di hari akhir nanti orang yang pertama kali dibangkitkan oleh Allah adalah Nabi Muhammad, kemudian Abu Bakar dan Umar. 

Setelah itu, barulah penghuni makam Baqi dan penghuni Makkah. Adapun orang-orang yang dimakamkan di tempat lain baru akan dibangkitkan setelah dibangkitkannya penghuni Baqi.

Dikisahkan dalam banyak kitab salaf, Rasulullah datang dan mendoakan para penghuni di makam Baqi. Bahkan Rasulullah juga menyempatkan diri berziarah di waktu malam. Doa yang dipanjatkan beliau adalah: "Semoga keselamatan selalu tercurah atas kalian para penghuni kubur kaum mukmin, kalian telah mendapat apa yang dijanjikan untuk kalian, esok masih ditangguhkan dan insya Allah kami akan menyusul kalian. Ya Allah ampunilah para penghuni Baqi Gharqad".

Dalam hadits lainnya yang diriwayatkan oleh Tirmizi Rasulullah bersabda: "Barang siapa dapat meninggal di Madinah, maka hendaklah dia meninggal di dalamnya, karena sesungguhnya saya memberi syafaat bagi siapa saja yang meninggal di dalamnya".

Di makam Baqi, selain dimakamkan 10.000 sahabat, juga dimakamkan keluarga Nabi Muhammad SAW. Di antaranya adalah Usman bin Affan, Abbad bin Abdullah (paman Rasulullah), dan Halimatus Sa’diyah (ibu yang menyusui Rasulullah saat kecil).

Sedangkan cucu yang dimakamkan di pemakaman Baqi adalah sayyidina Hasan radiallahu anhu, keturunannya, dan juga keturunan para sahabat dan ibunda Ali bin Abi Thalib, Fatimah bin Asad.

Saat tim Media Cente Haji 2022 (MCH 2022) melakukan ziarah dan sekaligus meliput jemaah yang ziarah di Baqi, puluhan jemaah terlihat menangis. Tangisan terdengar nyaring dari jemaah asal Iran. Mereka terlihat khusuk mendoakan para ahli kubur yang ada di Baqi. Air matanya terlihat tak terbendung. Seakan mengenang masa perjuangan para sahabat dan keluarga nabi semasa masih hidup.

Untuk diketahui bagi JCH Indonesia khususnya jemaah perempuan, memang dilarang masuk ke area makam Baqi. Jemaah perempuan hanya bisa berziarah di luar pagar. Saat tim MCH 2022 di lokasi, terlihat banyak peziarah perempuan yang di luar pagar. 

JCH Indonesia Diminta Jaga Kesehatan

Bagi JCH Indonesia, tetap disarankan untuk menjaga kesehatan. Tidak lupa minum air putih, selama beraktivitas ibadah. Karena cuaca di Madinah mencapai 39 sampai 47 derajat celcius.

Diketahui, JCH Indonesia, hingga 16 Juni 2022, sudah ada 21 kloter yang sudah bergeser ke Makkah, ditambah tujuh kloter yang akan diberangkatkan pada Kamis (16/6/2022) berjumlah 2.899 jemaah dan total ada 8230 jemaah dari tujuh kloter. 

Adapun total JCH Indonesia yang sudah tiba ke Madinah sebanyak 34.779 dari 88 kloter. Dirawat di Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) Madinah ada delapan jemaah dan yang meninggal dunia ada lima jemaah. (*)

Pewarta : Yatimul Ainun
Editor : Wahyu Nurdiyanto
Publisher : Sofyan Saqi Futaki
Berita Haji Terbaru