Operasional Berakhir, KKHI Makkah Layani 2.380 Jemaah Haji Indonesia yang Sakit

Sabtu, 06 Agustus 2022 - 11:26 | 79.42k
Operasional Berakhir, KKHI Makkah Layani 2.380 Jemaah Haji Indonesia yang Sakit
Petugas KKHI Makkah yang telah berakhir operasional tugasnya. (FOTO: dok. Kemenkes)

TIMES HAJI, JAKARTA – Operasional Kantor Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) Makkah telah berakhir pada Jumat (5/8/2022) kemarin pukul 00.01 Waktu Arab Saudi. Berakhirnya tugas KKHI Makkah ini berbarengan dengan dilepasnya tiga kloter terakhir jemaah haji Indonesia yang masih berada di Makkah menuju Madinah, yaitu BPN 08, SOC 42, dan SOC 43.

"KKHI Makkah tutup per hari Jumat 5 Agustus 2022," ucap Kepala Pusat Kesehatan Haji (Kapuskes Haji) Budi Sylvana dikutip dalam keterangan tertulisnya pada Sabtu (6/7/2022).

Budi mengungkapkan, selama 53 hari beroperasi sejak 11 Juni hingga 5 Agustus 2022, KKHI Makkah telah melayani 2.380 jemaah haji baik yang menjalani rawat jalan maupun rawat inap. Sementara 189 jemaah haji dirawat di Rumah Sakit Arab Saudi (RSAS). Hingga kini, masih ada sebanyak 11 jemaah yang dirawat di RSAS.

"Sudah tidak ada pasien jemaah haji Indonesia di KKHI Makkah, semua sudah didorong ke KKHI Madinah," ungkap Budi.

Budi menjelaskan, meskipun KKHI Makkah telah ditutup, KKHI Makkah telah menyiapkan sebelas orang tim advance yang akan tetap menjalankan program visitasi bagi jemaah haji yang hingga saat ini masih dirawat di RSAS hingga 14 Agustus mendatang.

KKHI-Makkah-2.jpgKapuskes Haji Budi Sylvana (kiri). (FOTO: dok. Puskes Haji)

"Visitasi akan terus dilakukan, kita pantau jemaah yang masih dirawat sampai semua petugas kembali ke tanah air," jelas Budi.

Menurutnya, semua jemaah haji yang hingga saat ini di rawat di RSAS tetap menjadi tanggung jawab pemerintah Indonesia hingga jemaah dapat kembali ke Indonesia.

"Jika sampai nanti semua petugas kesehatan kembali ke tanah air, masih ada jemaah yang dirawat di RSAS, akan diserahterimakan kepada Konjen di Jeddah untuk pemantauan," ujarnya.

Secara total hingga Jumat (5/8/2022) kemarin, sebanyak 2.380 jemaah terlayani di KKHI Makkah, dimana sebanyak 1.537 orang mendapatkan layanan rawat jalan, dan 843 jemaah mendapatkan pelayanan rawat inap.

Untuk pelayanan rawat jalan didominasi oleh penyakit diabetes, hipertensi dan penyakit jantung. Sementara untuk rawat inap didominasi oleh penyakit jantung, penyakit saluran pernafasan, dan diabetes melitus.

Secara total sebanyak 58 jemaah sudah dipulangkan ke Indonesia melalui tanazul. Sementara sebanyak 90 jemaah sudah menjalani proses evakuasi, baik yang dipulangkan ke Indonesia, maupun dilakukan evakuasi ke madinah mengikuti kloternya.

Berakhirnya operasional KKHI Makkah juga diikuti dengan berakhirnya pelayanan kesehatan di lima sektor di Makkah yang selama ini digawangi oleh Emenergency Medical Team (EMT) dan pelayanan kesehatan di kloter oleh Tenaga Kesenatan haji Indonesia (TKHI).

Untuk pelayanan kesehatan di sektor, telah dilakukan deteksi dini kepada 680 jemaah, emergency respons terhadap 352 jemaah, dengan kasus didominasi oleh kasus kasus hipertensi.

Sementara untuk pelayanan kesehatan di kloter yang dilakukan oleh Tenaga Kesehatan Haji Indonesia (TKHI) yang menyertai kloter, secara total melakukan pelayanan rawat jalan kerpada 118.618 jemaah haji Indonesia. Dari sejumlah tersebut sebanyak 962 jemaah dirujuk baik ke KKHI maupun ke RSAS. Pelayanan kesehatan di kloter sendiri didominasi oleh kasus batuk-pilek. (*)

Pewarta : Ahmad Nuril Fahmi
Editor : Ronny Wicaksono
Publisher : Lucky Setyo Hendrawan
Berita Haji Terbaru